
INDONESIA memastikan berada di posisi aman setelah kemarin perolehan medali emasnya menembus jumlah 136. Dengan perolehan emas sebanyak 140 hingga tiga hari sebelum SEA Games XXVI berakhir, peluang kontingen Merah Putih untuk menjadi juara umum sudah di depan mata.
Dikutip dari situs resmi SEA Games XXVI, Sabtu (19/11) pukul 23.45, Indonesia telah meraup 140 medali emas, 112 perak, dan 103 perunggu. Sementara posisi kedua sementara ditempati oleh Thailand, yang sudah meraup 85 emas, 76 perak, serta 94 perunggu. Sedangkan kontingen Vietnam yang berada di posisi ketiga, baru bisa mengumpulkan 80 medali emas, 77 perak, dan 82 perunggu.
Penambahan 16 emas sepanjang hari kemarin membuat Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Rita Subowo sangat gembira. "Alhamdulillah. Hasil ini membuktikan atlet-atlet kita hebat, termasuk kuat secara mental," kata Rita.
Rita mengatakan tembusnya jumlah emas di atas 136 hingga kemarin malam berarti hasil tersebut lebih cepat sehari dari yang ditargetkan.
"Sebenarnya kita menargetkan bisa menembus 136 emas pada dua hari sebelum penutupan SEA Games. Tapi ternyata tiga hari sebelum penutupan sudah bisa tembus 136 emas," ujarnya.
Jumlah emas yang bisa diraih kontingen Indonesia, kata Rita, masih bisa terus bertambah cukup banyak mengingat masih terdapat banyak cabang olahraga yang diikuti para atlet Indonesia untuk memperebutkan emas. "Seperti biliar, tenis, kempo, dayung dan paragliding," kata Rita.
Emas yang diperoleh sepanjang kemarin antara lain berasal dari cabang olahraga bulu tangkis sebanyak empat emas dan cabang wushu dua emas.
Tentu saja gelar juara umum tak afdol rasanya tanpa medali emas dari cabang olahraga paling bergengsi, sepakbola. Setelah 20 tahun Indonesia puasa emas dari cabang sepakbola diharapkan dahaga itu tuntas saat menghadapi Malaysia di final, Senin (21/11). Terakhir, tim merah putih meraih emas tahun 1991 di Filipina. (m.wordnews/tic)
Dikutip dari situs resmi SEA Games XXVI, Sabtu (19/11) pukul 23.45, Indonesia telah meraup 140 medali emas, 112 perak, dan 103 perunggu. Sementara posisi kedua sementara ditempati oleh Thailand, yang sudah meraup 85 emas, 76 perak, serta 94 perunggu. Sedangkan kontingen Vietnam yang berada di posisi ketiga, baru bisa mengumpulkan 80 medali emas, 77 perak, dan 82 perunggu.
Penambahan 16 emas sepanjang hari kemarin membuat Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Rita Subowo sangat gembira. "Alhamdulillah. Hasil ini membuktikan atlet-atlet kita hebat, termasuk kuat secara mental," kata Rita.
Rita mengatakan tembusnya jumlah emas di atas 136 hingga kemarin malam berarti hasil tersebut lebih cepat sehari dari yang ditargetkan.
"Sebenarnya kita menargetkan bisa menembus 136 emas pada dua hari sebelum penutupan SEA Games. Tapi ternyata tiga hari sebelum penutupan sudah bisa tembus 136 emas," ujarnya.
Jumlah emas yang bisa diraih kontingen Indonesia, kata Rita, masih bisa terus bertambah cukup banyak mengingat masih terdapat banyak cabang olahraga yang diikuti para atlet Indonesia untuk memperebutkan emas. "Seperti biliar, tenis, kempo, dayung dan paragliding," kata Rita.
Emas yang diperoleh sepanjang kemarin antara lain berasal dari cabang olahraga bulu tangkis sebanyak empat emas dan cabang wushu dua emas.
Tentu saja gelar juara umum tak afdol rasanya tanpa medali emas dari cabang olahraga paling bergengsi, sepakbola. Setelah 20 tahun Indonesia puasa emas dari cabang sepakbola diharapkan dahaga itu tuntas saat menghadapi Malaysia di final, Senin (21/11). Terakhir, tim merah putih meraih emas tahun 1991 di Filipina. (m.wordnews/tic)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar